"Laugh and the world laughs with you. Weep, and you weep alone"

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris ...

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ...

Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec ...

Ke Menu Utama >>

Posted by Unknown | Sunday, September 5, 2010 | 1 comments

  
Dibawah obor olimpiade khusus, sentuhan kemanusiaan kembali mewarnai Atena. Sebuah pertandingan olah raga amatir dunia yang memperlihatkan keunggulan manusia, dalam menanggulangi penghalang karena cacat jasmani yang dimilikinya. Olimpiade penyandang cacat yang diselenggarakan mulai tanggal 17 di kota kuno Yunani ditutup tanggal 28 September setelah 12 hari diselenggarakan. Walaupun pesta olah raga itu tidak begitu banyak mengundang perhartian masyarakat dunia namun memberikan sentuhan kemanusiaan, semangat kebersamaan, kemurahan hati dan meperlihatkan semangat olah raga yang tinggi.
Olimpiade penyandang cacat, adalah pesta olah raga dunia untuk orang-orang cacat jasmani yang diselenggarakan sekali 4 tahun. Dari nama pesta olah raga tersebut yang terdiri dari tiga kata, penyandang, cacat dan olimpiade mengandung makna keinginan untuk tidak membeda-bedakan manusia dan mengingatkan kembali pada sejarahnya yang dimulai tahun 1948. Hal itu pertama kali diadakan untuk para veteran penyandang cacat perang dunia kedua di Stoke Mandeville, Inggris bersamaan dengan hari pembukaan Olimpiade London. Empat tahun kemudian para atlit penyandang cacat dari Belanda mengikuti pesta olah raga tersebut dan akhirnya menjadi ajang pertandingan olah raga penyandang cacat dunia di Roma Itali tahun 1960. Dari tahun 1964 pada pesta olah raga di Tokyo, mulailah pertandingan olah raga internasional untuk penyandang cacat itu dinamakan “ paralympic” dan semenjak itu diselenggarakan sekali empat tahun, pada tahun yang sama dengan penyelengaraan olimpiade.
Awalnya pesta olah raga itu hanya diikuti oleh penyandang cacat yang berkursi roda, namun pada tahun 1972 di Jerman, pesta olah raga tersebut telah dikuti oleh penyandang cacat lainnya. Pada tahun 1988 pesta olah raga penyandang cacat musim panas di Seoul mengalami perubahan yang berarti, dimana olimpiade dan olimpiade penyandang cacat diselenggaraakan pada tempat yang sama dan dalam siarannya diperkenalkan obor khusus olimpiade penyandang cacat. Hingga sekarang olimpiade penyandang cacat Atena, telah melibatkan sekitar 4000 atlit penyandang cacat dari 140 negara diseluruh pelosok dunia.

Seluruh atlit apakah dia peraih medali atau tidak, adalah pemenag karena telah mengajarkan kepada kita nilai-nilai semangat bagaimana sesorang yang cacat menanggulangi halangan yang ada pada dirinya untuk bisa melalukan yang terbaik dengan penuh optimis. Semangat dan keuletan meraka, memberikan dorongan untuk penderita cacat lainnya agar tidak larut dalam penderitaan dan berbuat lebih baik dengan segenap kemampuan.

Olimpiade penyandang cacat itu, juga memperlihatkan pada kita sebuah kenyataan yang dapat terjadi pada siapa saja. Bagi semua orang, baik penyandang cacat atau tidak, olimpiade penyandang cacat tersebut mengingatkan kita akan pentingnya keharmonisabn hidup bersama didunia ini. Pada olimpiade tahun ini, penyandang cacat Korea Selatan berhasil keluar sebagai 16 besar dengan meraih 11 medali emas, 11 perak dan 6 perunggu

Korea Selatan pertama kali mengirim atlit penyandang cacatnya pada 1968, kemudian menjadi tuan rumah penyelengaraan olimpiade penyandang cacat ke 8 pada tahun 1988. Olimpiade yang diadakan di Seoul tersebut merupakan momen terbaik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memahami para penyandang cacat disekitar kita...

 Kita langsung ke TKP aja ya >>>

Ya kan, atlet renang'nya aja kaya' begitu tangannya...
Kasiann ya..
(Gigihh bnerr ni orangg, HHiii~)

Gokill kgk?? udh kyk ga ada dosa aja ni orang larinyaa..

Lhoo nii org Ga ada cacad'nya ya??
OoO, ternyata nii orang adlh atlet lari yang kakinye Lumpuh..
jd terpaksa pake kursi roda ky bgono...
(itu kursi roda ato speda y??)

Nahh, Ini org juga CACAD~
(ini lomba apaan si namany? Ga tw saya)

Lhoo??!!
ini diaa yg paling cacad...
ksiann y??
GAGGAGAGAGAGGAAAAA~
yang masihh penasaran yonton aja nihh..langsung msk ajja ke Mbahh Youtube....

One Response so far.

Leave a Reply