"Laugh and the world laughs with you. Weep, and you weep alone"

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris ...

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ...

Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec ...

Ke Menu Utama >>

Archive for 2012



Cerita ini di ambil dari Majalah Fortune,
Judulnya:

==Young and pretty lady wishes to marry a rich guy==

------
Seorang wanita memposting sebuah pertanyaan melalui sebuah forum terkenal dengan bertanya:

"Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?"

Saya akan jujur dengan apa yang aku katakan. Usia saya 25 tahun. Saya sangat cantik, bergaya dan memiliki selera yang tinggi. Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan penghasilan pertahun $500 ribu (+/-Rp.5,5M) atau lebih.

Anda mungkin akan berkata kalau saya termasuk perempuan materialistis, tapi kelompok penghasilan s.d $ 1 juta pun masih termasuk kelas menengah di New York.
Permintaan saya tidak setinggi itu. Adakah pria di forum ini yang
berpenghasilan $ 500 ribu per tahun? Apakah Anda semua telah
menikah? Saya ingin bertanya apa yang harus aku lakukan untuk dapat menikah dengan orang2 seperti Anda?

Di antara pria yang telah berpacaran denganku, yang terkaya hanya
berpenghasilan $ 250 ribu dan kelihatannya ini batas tertinggi yang
pernah saya capai. Jika seseorang ingin pindah ke perumahan mewah di wilayah barat New York City Garden , penghasilan $250 ribu tentu
tidak cukup.

Beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
1. Dimanakah kebanyakan para pria kaya bertemu & berkumpul?
Mohon nama dan alamat bar, restauran dan gym yang sering
dikunjungi.
2. Rentang usia berapakah yang dapat memenuhi kriteria saya?
3. Kenapa wajah istri-istri orang kaya hanya terkesan biasa-biasa saja?
Saya telah bertemu dengan beberapa gadis yang tidak cantik dan
menarik, tapi mereka bisa menikah dengan pria kaya.
4. Apa pertimbangan Anda dalam menentukan istri dan siapakah
yang bisa menjadi pacar Anda?

Terus terang, tujuan saya sekarang adalah untuk menikah.

Terimakasih,
Gadis Jelita

Dan inilah jawaban dari seorang ahli keuangan dari Wall Street Financial

Dear Gadis Jelita,


Saya membaca email anda dengan sangat antusias. Saya yakin sebenarnya banyak gadis2 yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda. Ijinkan saya untuk menganalisa situasi Anda dari sudut pandang investor profesional. Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda. Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel dan tidak membuang waktu.

Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda adalah
keputusan yang buruk. Jawabannya sangat sederhana dan akan saya jelaskan.

Kesampingkan dulu detil-detil yang Anda tanyakan. Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran antara "kecantikan" dan "uang".
Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar. Tapi ada permasalahan fatal di sini. Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang
tanpa alasan yang jelas.

Faktanya adalah penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya. Karena itu dari sudut pandang ekonomi: saya adalah aset yang ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi.
Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial. Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.
Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi.
Berpacaran dengan Anda juga memiliki "posisi perdagangan" .
Jika nilai aset yang didagangkan menurun, maka kami akan menjualnya.
Bukan ide yang baik untuk mempertahankannya. Begitu juga dengan pernikahan yang Anda inginkan. Saya sangat kejam
untuk berkata seperti ini, tapi untuk membuat keputusan bijak,
aset yang menurun nilainya akan dijual atau disewa.
Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh. Kami akan berpacaran dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.

Saran saya lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya. Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dengan
berpenghasilan $ 500 ribu, lebih berpeluang ketimbang mencari pria
kaya yang bodoh.

Semoga jawaban saya dapat membantu

Tertanda,
JP Morgan


sumber kaskus.co.id

Continue

Catatan seorang penulis ini bisa menjadi pelajaran yang berharga:

"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini."


Tidak ada yang bisa kita ubah sebelum kita mengubah diri sendiri. Tak bisa kita mengubah diri sendiri sebelum mengenal diri sendiri. Takkan kenal pada diri sendiri sebelum mampu menerima diri ini apa adanya

Continue

Grave of the Fireflies (Hotaru no Haka) 2008
Berkisah tentang dua orang kakak beradik, pada masa menjelang akhir Perang Dunia II, di kota Kobe Jepang. Sang kakak, Seita yang masih duduk di bangku SMP dan Adiknya Setsuko yang berusia 5 tahun. Perang telah membuat mereka harus kehilangan ibu, yang tewas akibat terkena serangan udara pesawat Amerika dan Ayah yang harus berjuang di medan perang.
Setelah kematian sang ibu, mau tidak mau mereka harus bertahan hidup. Rumah mereka hangus, tak ada lagi yang tersisa, semua bangunan rata dengan tanah. Beruntung masih ada makanan dan barang2 berharga keluarga yang sempat dikubur Seita di pekarangan rumah, untuk sementara waktu hanya itu persediaan yang bisa membantu. Kemudian Seita memutuskan untuk mencari sanak keluarga yang mungkin bisa menampung mereka.
Seita berjalan sambil membawa gerobak berisi barang2 yang tersisa beserta Setsuko di dalamnya, Kehilangan orang tua telah membuat Seita menjadi terlihat dewasa dan tegar. Perannya bukan lagi hanya sebagai seorang kakak tapi juga sebagai Ayah dan Ibu bagi Setsuko. Kalau dulu mereka terbiasa hidup berkecukupan, makan yang enak, tempat tinggal yang nyaman, dengan orang tua yang selalu menjaga mereka, kini semua lenyap dan cuma jadi kenangan indah di benak Seita, saat bersama orang tuanya, tertawa bersama atau ketika menghibur Setsuko dengan nyanyian.
Akhirnya mereka sampai di rumah bibinya. Disana mereka makan seadanya, yang tak lain adalah persediaan makanan yang mereka bawa sendiri sebelumnya, karena ternyata si bibi memperbolehkan mereka tinggal dengan syarat harus memberikan separuh persediaan makanan dan barang2 berharga yang mereka bawa. Pertengkaran terjadi, ketika Seita mendapati bibinya sedang menjual kimono2 mahal milik ibunya. Dari situ kecurigaan Seita bertambah mengenai paket2 barang atau makanan dari ayahnya yang tak pernah sampai. Seita memutuskan untuk pergi dan pindah dari sana.
Mereka menemukan sebuah tempat perlindungan dari bom mirip terowongan di tepi danau dan menetap disana. Tempat tersebut sempat di tutup dan disegel karena belum lama berselang, telah terjadi aksi bunuh diri sang Kepala Sekolah beserta anggota keluarganya, yang merasa bertanggung jawab karena telah menampung korban perang tapi tidak bisa menyelamatkannya ketika terjadi kebakaran. Mereka adalah keluarga yang baik karena pernah membuat Seita dan adiknya merasa berada di tengah2 keluarga.
Seita menjual semua barang2 berharga yang tersisa untuk membeli beras, seringkali Setsuko mengkhayalkan batu2 kerikil adalah beberapa buah permen, malam hari dia bermain dengan kunang2 tapi selalu mati keesokan paginya. Semakin hari persediaan makanan menipis dan semakin hari bertambah juga kuburan kunang2 Setsuko. Tak ada lagi yang bisa di makan, hingga suatu saat Setsuko pun terkena diare, semakin hari tubuhnya semakin lemah hingga tergolek lemas di atas tanah. Demi menyelamatkan Setsuko, Seita terus berusaha apapun caranya meskipun dengan mencuri makanan di kebun petani atau ke rumah penduduk yang sedang di hujani bom. Sayangnya, nyawa Setsuko tidak bisa tertolong lagi, Seita berteriak memanggil Setsuko tapi dia tidak pernah bangun lagi. Akhirnya, kuburan Setsuko di tempatkan diantara kuburan kunang2 peliharaannya.
Grave of The Fireflies 1988/2005
Cerita ini berdasarkan otobiografi semi-novel dari nama yang sama (di publikasikan tahun 1967), Penulisnya Akiyuki Nosaka, yang kehilangan adiknya akibat kekurangan gizi  di masa perang pada tahun 1945. Dia menyalahkan dirinya sendiri karena kematian saudaranya, untuk membantunya menerima tragedi itu, kemudian ia menulis cerita ini sebagai penebus kesalahan. Awalnya film ini merupakan film kartun atau anime, tapi kemudian di buat versi live action pada tahun 2005.
NTV di Jepang membuat sebuah versi live action nya, pada peringatan ulang tahun ke 60 akhir Perang Dunia II. Film ini disiarkan pada tanggal 1 November 2005. Seperti animenya, live action versi 2005 ini berfokus pada dua saudara kandung yang berjuang untuk bertahan hidup di hari-hari terakhir perang di Kobe, Jepang. Berbeda dengan versi animasinya, live action menceritakan kisah dari sudut pandang sepupu mereka (putri si bibi) dan berhubungan dengan masalah bagaimana perang itu telah mengubah wanita menjadi iblis berdarah dingin. Film ini dibintangi Nanako Matsushima sebagai bibi, serta Inoue Mao sebagai sepupu mereka yang berdurasi sekitar 2 jam dan 28 menit. Versi film live action terbaru dirilis lagi di Jepang pada 5 Juli 2008 yang diperankan oleh Reo Yoshitake sebagai Kakak dan Rina Hatakeyama sebagai Adik.
Terakhir saya nonton film ini 2 taun yang lalu, jadi bikin sinopsis nya ala kadarnya aja, maklum. Maunya nonton lagi biar lebih jelas dan akurat trus bisa bikin resensinya, tapi berhubung film nya udah lama dipinjem dan ampe sekarang belon dikembaliin, jadi mohon maaf kalo ada salah2 kate :D . Yang jelas film ini bisa dimanfaatkan jadi reminder dalam menghadapi hidup, membuka mata hati, menyentuh dan mengharukan, nyawa seperti udah gak ada harga lagi, gak ada gunanya banyak uang kalo gak ada apapun yang bisa dibeli, dalam sekejap siapa saja bisa mati entah kaya ato miskin, apalagi yang cakep ato jelek, cocok banget buat ngaca :D , pokoknya gak pilih2. Gak bikin saya nangis waktu nonton film versi 2008 ini, tapi sangat menghenyakkan dan membuat mata berkaca-kaca, bolehlah. Kabarnya, Film animasinya yang dirilis tahun 1988 lebih memilukan dan bikin kita secara gak sadar meneteskan air mata, jadi kalo blom nonton, download aja Film beserta subtitle nya. DVD yang versi 2008 sekarang masih beredar kok di pasaran, spesial nyang edisi bajakan. :D

Continue